Friday, 8 December 2017

Asuransi Rumah Belum Banyak Diminati Disini !


Ketertarikan orang-orang Jogja pada asuransi property atau asuransi tempat tinggal masih tetap rendah. Sampai kini, pemakaian asuransi masih tetap didominasi asuransi jiwa.

Wakil Ketua Komisariat Asosiasi Pakar Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI) Cabang Jogja, Nureni Susilowati (Eni) menyebutkan, pada umumnya, kesadaran orang-orang Jogja pada asuransi tempat tinggal relatif masih tetap rendah.

SIMAK : asuransi kesehatan murni

Keinginan pada perlindungan resiko umumnya bergantung trend, seperti sesudah kerusuhan, huru hara, atau gempa bumi, keinginan asuransi tempat tinggal bertambah.

“Banjir, termasuk juga peristiwa yang sampai kini dipandang kurang berisiko di lokasi Jogja hingga cuma beberapa orang yang sadar asuransi serta tidak peka harga saja yang beli, ” kata Eni yang menjabat jadi Kepala Asuransi Recapital Cabang Jogja.

Eni menyebutkan, rate premi asuransi banjir telah ditetapkan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Rate asuransi tempat tinggal untuk kebakaran, kerusuhan serta banjir menurut dia relatif terjangkau karna dihitung per mil (per seribu) dari nilai bangunan yang diasuransikan. Sesaat untuk mobil lebih mahal karna hitungannya dalam %.

“Recapital termasuk juga pemain mobil, asuransi property cuma sekitaran 25 % dari keseluruhan penjualan, itupun semakin banyak untuk pabrik serta gudang. Sesaat untuk tempat tinggal masih tetap dibawah lima % dari keseluruhan penjualan, ” tuturnya.

Business Development Manager (ABDM) Avrist, Anastasia Setyo Lestari menyebutkan, bencana alam memanglah tidak dapat diperkirakan, termasuk juga banjir serta tanah longsor yang menempa sebagian titik di DIY minggu kemarin. Akibatnya karena bencana itu, beberapa ratus tempat tinggal rusak.

“Di Jogja, kesadaran untuk mempunyai asuransi tempat tinggal masih tetap kurang. Cuma entrepreneur saja, karna mereka memajukan credit hingga agunannya mesti diasuransikan, ” tuturnya, Senin (4/11/2017).

BACA : klaim asuransi aca

Orang-orang yang murni mempunyai kesadaran untuk mengasuransikan tempat tinggalnya masih tetap sedikit, meski premi yang dibayarkan lebih murah dibanding asuransi mobil. Bila premi asuransi tempat tinggal cuma sekitar Rp500. 000 per th., premi mobil hingga Rp 3 juta.

No comments:

Post a Comment